Taman Macan Kurung Tak Miliki Penerangan Dikeluhkan Warga – Radar Kudus

Hal itu diungkapkan salah satu warga sekitar taman, Rudi, 40. Menurutnya taman membutuhkan penerangan di sekitar lokasi. Selama ini penerangan hanya memanfaatkan penerangan jalan umum di depan Terminal Welahan dan sekitarnya. Sedangkan penerangan di area taman belum ada.

“Lokasinya tepat di tikungan jalan raya. Kalau kondisinya gelap dikhawatirkan digunakan untuk tempat kejahatan maupun tindak asusila. Harapannya ada penerangan yang memadai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLH Jepara Fatkhurrohman melalui Kabid Pertamanan dan Kebersihan Isnan menjelaskan bahwa terkait kondisi kemanan taman pihaknya akan menyiapkan penjaga. Namun hingga saat ini belum terealisasi. Hanya taman yang berada di kota yang sudah menggandeng warga sekitar untuk menjadi penjaga taman. “Kami tetap melibatkan warga untuk diberdayakan sebagai penjaga taman. Tapi pengerjaan taman kan belum selesai,” ujarnya.

Tahun ini, pembangunan lanjutan taman macan kurung belum dimulai. Terakhir pembangunan dimulai akhir tahun lalu dan selesai awal tahun ini. Pengerjaan dilakukan pada pembuatan konstruksi utama berupa macan kurung, palu, dan pahat.

Sedangkan tahun ini pihaknya baru melakukan tahap perencanaan pembangunan. Sehingga proyek tersebut juga belum dilelangkan. Pada 2016 lalu pembangunan taman itu dianggarkan Rp 1,6 miliar. Tahun kemarin Rp 2,8 miliar. Sedangkan tahun depan Rp 1 miliar dari ajuan Rp 3 miliar. Padahal kebutuhan pembangunan taman itu mencapai Rp 12 miliar. “Dari anggaran yang disetujui tahun ini kami lanjutkan untuk penataan taman. Setelah sebelumnya penyelesaian bangunan utama,” terangnya.

(ks/war/zen/top/JPR)