Tambah Fasilitas, Anggarkan Rp 400 Juta – Radar Surabaya

Sekertaris Komisi II DPRD Kabupaten Gresik Asroin Widiana mengatakan sektor tera ulang bisa menjadi sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga, tahun depan pihaknya memberikan anggaran Rp 400 juta menambah peralatan. “Iya, anggaran itu untuk beli alat,” ujarnya, kemarin.

Menurut dia, dari data statistik ada sekitar 12 ribu timbangan yang wajib tera ulang. Namun, sampai saat ini hanya 1.485yang masuk daftar wajib tera saat masih dipegang provinsi. “Potensinya masih sangat besar dan bisa meningkatkan PAD,” ungkap dia.

Dikatakan, dengan daftar wajib tera sejumlah 1.485 saja pendapatannya bisa mencapai Rp 700 juta. Padahal, angka itu masih 10 persen dari seluruhnya. “Kalau bisa digenjot hingga 50 persen, sektor ini bisa menyumbang PAD Rp 3,5 miliar,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kabupaten Gresik Agus Budiono mengatakan tahun ini tera belum menyumbang untuk PAD. Pasalnya, Gresik belum memiliki perda terkait retribusi tera ulang. “Saat ini kami bersama dewan sedang melakukan pembahasan perda itu,” katanya.

Untuk tahun depan, lanjut Agus, pihaknya sudah memasukan target pendapatan sebesar Rp 700 juta. Angka tersebut berasal dari potensi 1.485 daftar wajib tera yang ada di Gresik  “Iya disepakati Rp 700 juta pada target pendapatan 2018,” pungkasnya. (rof)

(sb/rof/ris/JPR)