Target Asuransi Ternak Tak Tercapai – Radar Bromo

BANGIL – Sampai akhir tahun 2017, realisasi asuransi ternak yang dimanfaatkan peternak Kabupaten Pasuruan tak mencapai target. Dari kuota 10 ribu yang diberikan pusat, hanya 5.482 asuransi yang dimanfaatkan.

Namun jumlah tersebut masih naik jika dibandingkan tahun 2016. Bahkan asuransi ternak masih meningkat lipat sembilan.

“Memang hanya sampai 5.482 asuransi ternak saja, namun jika dibandingkan tahun sebelumnya ada peningkatan yang cukup signifikan,” ujar Irianto, Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan melalui Ari Widodo, Kabid Produksi.

Dijelaskan Ari, program asuransi ternak sendiri baru dilaksanakan tahun 2016 lalu. Pada tahap awal, hanya ada 660 asuransi ternak yang dimanfaatkan. Menurut Ari, memang membutuhkan banyak waktu untuk meyakinkan peternak bahwa asuransi ternak ini memang perlu. Padahal ada kelebihan jika ternak diikutkan asuransi. Jika ternak hilang ataupun mati, akan ada ganti rugi yang diberikan.

Sedangkan di tahun 2017 lalu, jumlah peternak yang memanfaatkan asuransi ini memang jauh meningkat, yaitu mencapai 5.482 ternak. Kendati naik hingga lipat sembilan, namun dibandingkan dengan target kuota dari pusat memang hanya lebih separo atau 54,8 persennya saja.

Ari menambahkan, belum tercapainya target ini lantaran ada keterbatasan waktu sampai akhir tahun. Ini lantaran proses pendaftaran cukup panjang karena ada identifikasi dan verifikasi ternak. Selain itu juga, masih ada peternak yang masih belun tertarik memiliki asuransi ternak.

Memang tak mudah memberikan pemahaman perlunya asuransi ternak. Ini lantaran banyak peternak yang masih tak merasa memerlukan asuransi. Namun lambat laun, peternak juga mulai merasakan manfaatnya.

Source link