Targetkan Kemiskinan Turun 7 Persen, Pemkab Bakal Lakukan Ini – Radar Kudus

Bupati Rembang Abdul Hafidz tak menampik kalau Rembang masih ketinggalan dari kabupaten tetangga di eks-Karesidenan Pati. Ketertinggalan itu hampir terjadi di semua bidang.

Angka kemiskinan di Rembang masih di kisaran 18 persen. Namun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), pemkab berani mematok target penurunan kemiskinan hingga 11 persen.

Hafidz mengakui, kalau target itu sangat berat dicapai. Apalagi, penurunan kemiskinan di daerah lain rata-rata berkisar antara 0 hingga 1 persen. Karena itulah, butuh kerja keras semua pihak agar target itu tercapai.

Pemkab sendiri sudah memetakan semua potensi yang ada di Kota Garam. Mulai dari sektor kelautan, pertambangan dan pertanian. Bahkan, panen di Rembang setiap tahunnya mengalami surplus.

”Kalau kami gerakkan semua, angka 11 persen itu tidak mustahil. Memang harus kerja keras semua pihak,” jelasnya.

Selain memetakan potensi, upaya untuk terus mengoptimalkannya juga ditempuh. Misalnya, berbagai bantuan alat pertanian dan sarana pendukung lainnya disalurkan setiap tahun.

Sektor lain seperti kesehatan dan pendidikan juga menjadi tumpuan pemkab menurunkan angka kemiskinan. Di sektor kesehatan misalnya, pemkab berencana memberi fasilitas pulang gratis bagi pasien di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Kemudian di sektor pendidikan juga demikian. Hafidz mengungkapkan sebelum pemerintah pusat menggratiskan biaya sekolah di SD dan SMP, pemkab sudah memberi fasilitas gratis sejak 2006.

”Memang selama ini potensi-potensi itu belum banyak ter-ekspose. Kita mulai tampilkan potensi-potensi itu,” imbuhnya. 

(ks/lid/ali/top/JPR)