Tawuran Remaja di Kraksaan – Radar Bromo

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 07.00, M Romli berangkat nonton Panggung Gembira bareng teman sekampungnya. Di tengah-tengah pertunjukan musik itu, tiba-tiba datang Ayu, warga Dusun Karanglo, Desa Asembagus, Kraksaan. Ayu merupakan kekasih salah satu temannya.

Tidak berselang lama seorang lelaki yang disebutkan sebagai kakak Ayu datang. Lelaki itu mengajak Ayu pulang. “Ayu ditarik, lalu dia (lelaki yang disebut kakak Ayu) menendang teman saya. Dia lalu mengeluarkan pisau,” cerita Romli saat ditemui di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

Mendapati itu, Romli dan kawan-kawannya pun langsung berupaya mengejar lelaki itu. Pencarian dilakukan sampai ke tempat parkir gang selatan Kantor PLN Kraksaan di Keluarahan Patokan Kecamatan Kraksaan.

Saat sampai selatan kantor PLN itu, tiba-tiba Romli dan kawan-kawannya dikeroyok orang tidak dikenal sekitar pukul 09.00. Romli pun mengalami luka robek di kepala bagian belakangnya. Bibir, hidung dan pipinya juga mengalami sejumlah luka lebam.

“Kepala saya dipukul batu bata dan pistol (diduga softgun). Orangnya gemuk pendek. Saya kemudian tidak sadar diri. Saat saya sadar, sudah di rumah sakit,” cerita Romli.

Meski mengalami sejumlah luka parah, namun Romli masih bisa bergura. Buktinya, saat hendak dipotret, ia masih sempat mengarahkan dua jempolnya ke arah kamera sambil tersenyum.

Masduqi, 31, paman korban mengatakan kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada polsek setempat. korban sempat dibawa kerumah pukul 09.30. Lalu dibonceng naik sepeda motor ke RSUD Waluyo Jati. Sampai rumah sakit pukul 10.30.

Mulyadi, 23, saudara sepupu Romli menceritakan, kakak Ayu memang sempat mengeluarkan pisau. Dari situ, Ia dan kelompoknya lalu melakukan pengejaran hingga ke tempat parkir.

Saat di tempat parkir itulah, kelompoknya diserang kelompok lain. Selanjutnya, terdengar suara tembakan di udara. Saat itulah, remaja dari dua kelompok langsung buyar. Saat itu, Romli terlihat sudah terjatuh di belakang, tak sadarkan diri. “Saya langsung tolong dan bantu gendong ke Alun-alun untuk mencari tumpangan motor,” terangnya.

Terpisah Bripka Fajar, Petugas Piket Polsek Kraksaan membenarkan adanya laporan adanya aksi tawuran di alun-alun itu. “Saat ini masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi, dan telah mengamankan barang bukti satu buah batako,” terangnya.

Menurut keterangan saksi, ada remaja yang melempar batako ke arah korban. Sehingga, korban terjatuh ke jalan. 

(br/mie/hil/mie/JPR)

Source link