Tekan Kecalakaan Lalu Lintas, Satlantas Swiping Motor ke Sekolah – Radar Kudus

PURWODADI – Banyaknya anak-anak yang mengalami kecelakaan, membuat Satlantas Polres Grobogan dan pihak terkait mencari solusi untuk menekan. Hasilnya, disetujui akan ada penindakan jika menemui anak sekolah yang membawa kendaraan ke sekolah.

Keseriusan satlantas dalam menyikapi ini, langsung disetujui berbagai instansi. Di antaranya Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, DPPKAD, tokoh masyarakat, hingga Dinas Pendidikan (Disdik).

Menurut data laka lantas, tahun lalu laka lantas yang melibatkan anak mencapai 207 kejadian. Jumlah itu, 13 meninggal dunia dan delapan luka-luka. Pada awal tahun ini, sudah ada sembilan kejadian. Meliputi satu meninggal dunia dan delapan luka-luka.

”Bukan hanya pelajar SMP dan SMA sederajat, namun petugas di lapangan banyak menemukan anak-anak berseragam SD mengendarai motor ke sekolah,” terang Kasatlantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa.

Selain gencar merazia anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan ke sekolah, satlantas juga akan swipping di penitipan kendaraan di sekolah. ”Untuk sementara penindakan baru diberlakukan di Kecamatan Purwodadi,” terangnya.

”Dishub akan bekerja sama dengan angkutan umum untuk memberikan harga lebih murah bagi pelajar. Diharapkan anak-anak naik angkutan daripada mengendarai motor,” kata Kepala Dishub Grobogan Agung Sutanto.

Sementara Disdik akan mengambil langkah tegas dengan mengumpulkan kepala SD, SMP, dan SMA sederajat. ”Selanjutnya kepsek akan meneruskan imbaun ke orang tua murid,” ujar salah satu perwakilan Disdik Grobogan, Suprihno. 

(ks/lin/int/top/JPR)