Telanjur Kering, Banyak Lahan Tembakau Tak Tergarap – Radar Madura

Seorang petani di Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Rihwan mengatakan, bahwa di wilayahnya tidak semua petani menanam tembakau. Banyak lahan tidak bisa dibajak karena telanjur kering. Terutama lahan-lahan pegunungan dan tegalan.

”Sekarang banyak yang tidak bisa ditanami tembakau. Sebab, tanahnya sudah keras, tidak bisa dibajak,” kata Rihwan, Sabtu (23/6).

Hal senada disampaikan Surahwi, warga Desa Panagan, Kecamatan Gapura. Menurut dia, meski terjadi hujan ringan beberapa hari yang lalu, tapi hal itu tidak berpengaruh pada kondisi tanah. Kalaupun harus menanam tembakau, tanah yang hendak dibajak perlu disiram terlebih dahulu.

”Mau menyiram tanah yang sudah kering juga tidak mungkin. Sebab sumber mata airnya tidak ada,” tambahnya.

Kasi Tanaman Semusim Dispertapahorbun Sumenep Bejo Budiono belum bisa dimintai keterangan terbaru. Sebelumnya, dia mengatakan bahwa memang tidak semua tanah tertanami tembakau. Tetapi dengan melihat cuaca, petani masih bisa melakukan penanaman. Dia memprediksi, musim kemarau tahun ini akan berjalan normal.

”Kalau saat ini belum bisa dibilang terlambat untuk menanam tembakau. Saya kira petani masih bisa melakukan penanaman,” kata Bejo. ”Jika menanam Juni, berarti pada awal September sudah bisa panen. Insyaallah saat itu belum masuk musik penghujan,” jelasnya beberapa waktu lalu.

(mr/mam/luq/bas/JPR)