Tembakan ke Udara Buyarkan Judi Sabung Ayam Didekat Stasiun Pasar Turi – Radar Surabaya

Setidaknya dalam penggerebekan itu polisi menangkap tiga tersangka diantaranya Jayus, 61, warga Jalan Margodadi 1/95; Setyo Budiono, 52, warga Jalan Bulak Banteng Madya 5 /9; dan Jamhari, 47, warga Jalan Krembangan Jaya Selatan 2B/ 11 A, yang merupakan player. 

“Ketiganya gagal kabur saat kami gerebek. Sebenarnya masih ada banyak player lain yang ikut judi sabung ayam, tetapi mereka banyak yang lolos,” ungkap Kapolsek Bubutan, Kompol Dies Ferra Ningtiyas, Senin (27/11). 

Penggerebekan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan adanya judi sabung ayam itu. Setelah itu, polisi melakukan pengintaian dengan berpura-pura menjadi pengunjung. Setelah cukup ramai, polisi yang beranggotakan lima orang mencoba membubarkan dengan meneriakkan polisi. 

“Teriakan itu tidak digubris dan mereka malah asyik bertaruh. Kami terpaksa melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan para petaruh. Tembakan itu membuat belasan player kabur,” lanjutnya.

Dari penggerebekan itu polisi juga mengamankan 27 unit motor diamankan. Tidak hanya itu, 31 satu ekor ayam aduan dan uang taruhan senilai Rp 8,4 juta juga berhasil disita.  Menurut Dies Ferra, arena judi ini sudah berlangsung selama tiga bulan. 

Arena judi di Jalan Lamongan ini cukup besar. Sebab player datang tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga luar kota. “Perputaran uang di arena tersebut mencapai puluhan juta. Sebab berdasarkan pengakuan salah satu tersangka, modal satu player bisa mencapai empat juta. Itupun masih sedikit,” tandas perwira dengan satu melati di pundak ini. 

Jayus sendiri mengaku baru dua kali datang ke arena tersebut. Biasanya dia memasang taruhan sebesar Rp 100 ribu untuk satu pertarungan. “Belum pernah menang, uang jatah belanja istri selalu habis,” ungkap kakek tiga cucu tersebut. (yua/rif) 

(sb/yua/jek/JPR)