Temukan 184 Pelanggaran Angkutan – Radar Bromo

GADINGREJO – Kesadaran nelayan dan pengemudi angkutan di Kota Pasuruan masih rendah. Sepanjang 2017, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan menemukan 184 pelanggaran selama operasi di darat dan laut.

Kabid angkutan jalan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Samsul Arifin mengatakan, sepanjang 2017, Dishub sudah melakukan 4 kali operasi untuk angkutan darat dan laut. Selama operasi ini, Dishub menemukan 160 pelanggaran angkutan darat dan 24 pelanggaran angkutan laut.

Samsul menyebut pelanggaran angkutan darat didominasi buku KIR mati dan kendaraan tidak sesuai peruntukan. Sementara pelanggaran angkutan laut didominasi karena tidak membawa izin berlayar. Bagi pelanggar dikenakan tilang.

“Untuk angkutan darat yang melakukan tilang dari Satlantas Polres Pasuruan Kota. Sementara angkutan laut penilangan oleh polisi air dan udara (Polairud),” jelas Samsul.

Menurutnya, operasi ini rutin dilaksanakan setiap 3 bulan sekali. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengemudi angkutan. Bagi yang terjaring operasi akan dilakukan pembinaan oleh Satlantas dan Polairud.

“Operasi dan pembinaan ini rutin kami lakukan. Harapannya dengan pembinaan ini kesadaran pengemudi angkutan di Kota Pasuruan semakin baik dan tertib,” pungkas Samsul.

Source link