Temukan 8 ODHA Baru – Radar Bromo

BUGULKIDUL – Penyebaran penyakit HIV-AIDS di Kota Pasuruan masih cukup tinggi. Selama tahun 2017, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan menemukan 8 orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Mayoritas ODHA ini didominasi oleh jenis kelamin laki-laki.

Kabid pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan (P2PL) Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena mengatakan sampai Desember, Dinkes menemukan 8 ODHA baru. Sehingga jika diakumulasikan sejak tahun 2002, pihaknya menemukan 169 penderita HIV AIDS di Kota Pasuruan.

Ia menjelaskan penderita HIV AIDS di Kota Pasuruan didominasi oleh laki-laki. Rinciannya, 120 penderita berjenis kelami laki-laki sedangkan sisanya sebanyak 49 orang berjenis kelamin perempuan. Hal ini disebabkan faktor risiko terjangkit HIV AIDS pada laki-laki lebih tinggi.

“Kami mulai melakukan pendataan ODHA sejak 2002. Khusus tahun ini, kami menemukan 8 ODHA baru, sehingga total ODHA di Kota Pasuruan terdapat 169 penderita,” katanya.

Shierly menerangkan semakin banyak ditemukan ODHA baru semakin baik. Sehingga, ODHA bisa diobati dan virus HIV-AIDS tidak semakin menyebar. Menurutnya, penyebaran HIV-AIDS dapat melalui hubungan seksual atau pemakaian jarum narkoba suntik secara bergantian.

Ia mengaku stigma negatif pada ODHA di Kota Pasuruan masih tetap ada. Karena itu, Dinkes bersama komisi pemberantasan AIDS (KPA) di Kota Pasuruan rutin melakukan sosialisasi ke sekolah atau kelurahan dengan membentuk kader.

Sehingga saat ditemukan ODHA, langsung dapat dilaporkan ke puskesmas terdekat. Selain itu, Dinkes terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat dengan membentuk klinik infeksi menular seksual di 8 puskesmas dan care support therapy (CST) di RSUD dr R Soedarsono (RS Purut).

“Kami terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat. Termasuk, terus melakukan sosialisasi pada masyarakat agar ODHA tidak dijauhi dan segera berobat,” terang Shierly.

Source link