Tendang Korban, Jambret Ganti Ditendang Tukang Ojek, Jatuh dan Dimassa – Radar Surabaya

Dalam menjalankan aksinya, RDZ tak sendiri. Dia dibantu oleh temannya yakni Agus Supriyanto, 34,  warga Jalan Gading Katua II Nomor 46 B Surabaya.  Keduanya biasa berkeliling dengan berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan Nopol L 5102 RR.  Posisinya,  RDZ sebagai joki. Sedangkan Agus duduk di belakang berperan sebagai eksekutor. 

Keduanya mencari sasaran yakni pengendara motor yang bermain HP. Kemudian saat melintas di Jalan Raya Karang Menjangan, keduanya mendapati korban. Saat itu HP korban diletakkan di dashboard motor. Melihat kesempatan itu, keduanya lantas mengejar korban.  Kemudian saat menemukan lokasi yang tepat, keduanya memepet korban dari kiri. 

“Setelah itu, tersangka  Agus mengambil HP korban lalu kabur,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo, Iptu Budianto, Senin (15/1). 

Setelah mengambil HP korban, keduanya tancap gas. Korban yang sadar HP-nya berpindah tangan, sontak mengejar kedua tersangka. Namun saat korban sudah dekat,  Agus menendang korban hingga terjatuh. Namun korban tetap berteriak jambret. 

“Teriakan tersebut direspon oleh sejumlah pengendara dan anggota kami di lapangan. Mereka akhirnya mengejar para tersangka yang melaju kencang itu,” lanjutnya. 

Budi mengatakan merasa dikejar oleh banyak orang membuat kedua tersangka panik. Kebetulan ada tukang ojek online yang dekat dengan laju motornya. Tukang ojek tersebut lantas menendang motor pelaku hingga membuat keduanya terjatuh. 

“Setelah terjatuh, kedua sempat dihajar massa. Akhirnya kami mengamakan mereka,” tandas Budi. 

Dari kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah HP milik korban dan juga satu unit motor yang digunakan pelaku yakni Honda Vario dengan Nopol L 5102 RR.  

RDZ mengaku baru sekali melakukan aksinya. Dia terpancing karena diajak oleh Agus dan melihat ada kesempatan setelah mengetahui HP korban yang diletakkan di dashboard. “Ketika diajak saya lalu ikut saja. Sebab saya didepan,” ungkapnya. 

Sedangkan Agus mengaku beberapa kali menjambret korbannya selalu perempuan. Rencananya, HP rampasan tersebut akan dijual dan uangnya akan digunakan untuk membeli miras.(yua/no)  

(sb/yua/jek/JPR)