Pria itu ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kuta Utara Minggu (26/11) lalu, lantaran melakukan pencurian handphone milik Warga Negara Asimng (WNA) Belanda, David Pierre Michael Bakker, 49.

“Korban Warga Negara Belanda lapor handphonenya hilang saat sedang di Old Mans Canggu pada Selasa sebelumnya,” terang Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes H. Widya Dharma Nainggolan Rabu (6/12) pagi.

Kejadian bermula saat korban dan rekannya bersantai di salah satu meja pada Selasa (21/11) di Bar & Restaurant Old Man, di Jalan Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung. Saat itu korban mengeluarkan handphonenya merek Iphone 7 Plus berwarna hitam di atas meja. “Korban lalu meninggalkan sejenak handphone miliknya menuju meja bar untuk memesan minuman, karena beranggapan aman. Saat itu ada temannya di situ. Setelah korban meninggalkan meja, sebentar kemudian temannya pun menuju ke toilet,” terangnya.

Kesempatan tersebut lantas digunakan tersangka mengambil handphone tersebut. Pada saat korban kembali ke meja tempatnya mengobrol tadi, korban tidak lagi menemukan handphone miliknya. Lalu menanyakan kepada teman ngobrolnya keberadaan handphone miliknya. Temannya pun tidak mengetahui keberadaan handphone korban.Merasa ada kejanggalan, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kuta Utara.

Berbekalkan laporan Korban itu, Unit Reskrim Polsek Kuta Utara di pimpin kanit Reskrim Iptu Ika Prabawa melakukan penyelidikan. Alhasil, petugas pun berhasil menemukan keberadaan handphone milik korban dan mengamankan pelaku pencurian itu di Jalan Pantai Batu Bolong saat tersangka tengah asyik nongkrong dengan rekan – rekannya.

“Pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut dan telah menjual handphone hasil curiannya ke temannya dengan harga Rp1,2 juta. Uang hasil penjualannya telah dibayarkan untuk menutupi hutang – hutangnya karena telah kepepet jatuh masa tempo membayar hutang,” terangnya. 

(bx/afi/ima/yes/JPR)

Source link