Terbuka Bagi Calon Luar Daerah Lamongan – Radar Bojonegoro

Menurut dia, saat ini badan pengawas PD Pasar masih dalam tahapan proses pengkajian ketentuan-ketentuan dalam pengisian direktur.

‘’Insya Allah dalam waktu dekat akan dibuka pendaftarannya,’’ kata dia.

Sementara itu Bupati Lamongan, Fadeli, menyatakan pendaftar calon direktur PD Pasar tidak dibatasi dari Lamongan.

Juga, terbuka bagi calon dari daerah lain. ‘’Silakan siapa saja yang merasa memiliki kemampuan dan sanggup memenuhi target-target yang ditetapkan, silakan mendaftar. Tidak peduli dari daerah lain,’’ tandasnya.

Menurut dia, pendaftar yang sudah berpengalaman akan lebih baik. Sehingga sukses yang pernah diraih di daerahnya bisa ditularkan di Lamongan.

‘’Yang jelas, target utama direktur baru PD Pasar adalah menghidupkan Lamongan Plaza,’’ tegasnya.   

Sehari sebelumnya dia sempat menyinggung pengembangan Lamongan Plaza menjadi hotel cukup potensial.

Alasannya, fasilitas hotel di kabupaten setempat masih sangat minim.

‘’Investasi perhotelan di Lamongan cukup prospektif seiring dengan meningkatkan investasi ke wilayah Lamongan saat ini.

Selain itu juga untuk menyehatkan persaingan bisnis perhotelan di Lamongan,’’ tuturnya.

Sebagai upaya untuk memfasilitasi pengembangan Lamongan Plaza, lanjut dia, para pedagang tradisional yang ada di gedung pasar modern di belakang plasa, bakal direlokasi ke kawasan Pasar Sidoharjo.

‘’Investor akan lebih mudah melakukan pengembangan Lamongan Plaza. Gedung Pasar Modern bisa direhab menjadi kamar-kamar hotel hingga tiga lantai,’’ jelasnya.

Namun, proses rekrutmen calon direktur BUMD lainnya, PDAM, yang kini memasuki tahap akhir, dipersoalkan anggota DPRD Lamongan dan aktivis LSM.

Gara – garanya, proses seleksinya dicurigai tidak transparan dan terbuka. Akibatnya, hanya ada dua nama calon direktur yang lolos seleksi. 

‘’Tiba-tiba kami mendengar tes wawancara, pendaftarannya itu kapan?,’’ tanya Ketua Komisi B DPRD Lamongan, Saifudin Zuhri.

Menurut dia, proses perekrutan calon direktur PDAM sepenuhnya menjadi kewenangan Pemkab Lamongan.

Namun, semua masyarakat berhak untuk mengetahui proses tersebut. Jika proses seleksi berjalan transparan sejak awal, maka diyakini bisa menghasilkan direktur yang profesional.

‘’Kalau melihat proses terselubung ini, calon yang jadi nanti siapa sudah bisa ditebak,’’ kritik Presiden LSM Jaringan Masyarakat Lamongan (Jamal), Afandi.

Tanpa ada pengumuman secara terbuka, banyak warga yang tidak mengetahui proses seleksi tersebut.

‘’Dua nama calon itu, satunya tidak memiliki latar belakang pengelolaan air, namun dia dekat dengan penguasa,’’ ujarnya.

Namun, Ketua Panitia Seleksi Calon Direktur PDAM Lamongan, Yuhronur Efendi, menilai tahapan sudah berjalan sesuai aturan.

(bj/jar/feb/yan/bet/JPR)

Source link