Arahnya dilaporkan menuju ke barat daya. Kondisi ini tentu saja berdampak ke jalur penerbangan melalui Bandara Ngurah Rai.

Dilaporkan, akibat erupsi Gunung Agung, ribuan penumpang di bandara internasional ini terkena dampak.

Untuk keberangkatan domestik cancel ada 5 pesawat, kedatangan domestik ada 5 penerbangan cancel.

Sementara untuk keberangkatan di terminal internasional ada 15 penerbangan dan kedatangan ada 17 penerbangan yang cancel.

“Ada beberapa penerbangan yang cancel, ” jelas Humas Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim, kemarin.

Kata dia, beberapa penerbangan yang dibatalkan maupun ditunda tersebut karena dampak dari erupsi Gunung Agung.

“Adanya beberapa cancel maupun delay penerbangan karena dampak erupsi Gunung Agung,” jelasnya.

Meski terjadi erupsi, dia menyebut kegiatan operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali saat ini masih normal.

Sampai dengan pukul 18.30, kawasan sisi udara di Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam kategori aman. Berdasar hasil paper test yang negatif abu vulkanik.

Pihak bandara pun akan terus bekerja sama dengan otoritas terkait dalam memonitor kondisi terkini. “Bukan berarti tutup, ya, bandara masih beroperasi,” terangnya.

Namun, perkiraan penumpang terdampak 3.571  orang. Ia juga mengimbau seluruh penumpang yang akan terbang dari dan menuju Bali,

diharapkan untuk terus memantau status penerbangan melalui pihak maskapai dan atau dapat mengikuti perkembangan

status operasional bandara terkini melalui contact center di nomor 172 atau Twitter @AngkasaPura172.  

(rb/dwi/mus/mus/JPR)

Source link