Ternyata Ini Alasan PPDP Hadapi Kendala Coklit – Radar Kudus

KOTA – Sebanyak 2.337 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sudah menyebar ke semua kecamatan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Pemutakhiran itu juga menyasar warga lokalisasi Lorong Indah dan narapidana dalam Lapas Pati.

Komisioner KPU Pati Ahmad Jukari menjelaskan, pelaksanaan colit dilakukan selama satu bulan sejak 20 Januari hingga18 Februari. Kini semua petugas masih mendata di lapangan. Petugas yang dibagi tiap kecamatan harus mendata 12.718 rumah. Jumlah pemilih dicoklit ada 37.513 orang. Rinciannya pemilih laki-laki 18.802 dan 18.711 perempuan.

“Selain di rumah-rumah, kami juga mendata pemilih di lokalisasi dan napi di Lapas Kelas II Pati. Di lapas baru berkoordinasi saja. Kami menunggu laporan dari pihak lapas. Kalau di LI, kami ingin memastikan penghuni LI, terutama yang menetap di sana. Sehingga bisa menggunakan hak pilihnya di Pilgub Jateng pada Juni mendatang,” ungkapnya.

Jumlah penghuni LI ada sebanyak 185 orang. Sementara 40 persen diantaranya adalah berasal dari luar Pati, sebagian besar warga Desa Margorejo. Pihaknya akan kembali ke LI untuk melengkapi data.

Jukari menambahkan, hasil dari coklit di semua daerah baru akan diketahui nanti setelah masuk ke sistem informasi. Sejauh ini, kendalanya hanya masalah klasik, yakni ada warga yang merantau ke luar daerah dan luar negeri. Sedangkan dari petugas PPDP, pihaknya belum menemukan petugas PPDP yang juga anggota parpol. (put/him)

(ks/put/him/top/JPR)