Tersesat Gara-Gara Aplikasi Peta – Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID – Seorang wisatawan asal Jogjakarta Zain Johansyah mengalami nasib kurang menyenangkan saat akan berlibur ke Dieng pada Rabu (27/12/2017) pagi. Bagaimana tidak, saat berkendara waktu malam, Zain bermaksud menggunakan aplikasi peta yang ada di dalam ponsel pintarnya. Namun hasilnya sungguh tidak disangka. Perjalanannya justru berakhir di sebuah jalan tanah dan sempit yang bahkan membuat mobilnya tidak bisa berputar haluan dan bannya mengalami selip.

Tidak kehabisan akal, Zain kemudian menghubungi nomor call center Polres Wonosobo. Oleh petugas piket SPKT, Bripka Agung Jatmiko, Zain kemudian diminta untuk membagikan lokasinya melalui aplikasi pesan singkat. Berbekal informasi itu, polisi langsung mendatangi lokasi yang ternyata berada di tengah Desa Sitiharjo Kecamatan Garung.

Melihat kondisi jalan yang membuat mobil mustahil putar balik, maka harus didorong mundur. Dengan dibantu warga dan polisi, akhirnya mobil berhasil didorong beramai-ramai hingga ke jalan utama.

Saat dikonfirmasi, Zain menjelaskan, saat itu ia bermaksud pergi ke Bukir Sikunir untuk melihat matahari terbit. “Kami berangkat malam karena berharap sampai sana sebelum pagi. Kami menggunakan aplikasi peta di ponsel karena jalanan sangat sepi. Ternyata akhirnya tersesat,” katanya.

Salah seorang warga setempat, Nur menuturkan, kejadian serupa ini bukan yang pertama terjadi. Sudah ada beberapa wisatawan yang mengalami nasib seperti Zain. “Beberapa waktu yang lalu juga pernah kejadian. Katanya juga mau ke Sikunir dan tersesat juga lewat jalur yang sama,” katanya.

Nur berharap kondisi ini bisa mendapatkan perhatian pemerintah agar tak ada lagi wisatawan yang tersesat. “Setidaknya di jalur utama menuju ke sini dipasang plang imbauan,” harap Nur.

Berkaitan dengan kejadian tersebut, Paur Humas Polres Wonosobo Bripka Nanang mengimbau kepada wisatawan yang akan menuju Dieng untuk lebih berhati-hati. “Jangan terlalu percaya sepenuhnya pada aplikasi ponsel. Wilayah Wonosobo yang bergunung-gunung sering menyebabkan aplikasi ponsel yang menggunakan sinyal seluler, sering terganggu. Jika ragu, lebih baik tanyakan langsung ke kantor polisi terdekat atau petugas kepolisian yang ada,” katanya.

(sm/ale/ton/JPR)