Tidak Puas, Peserta Rekrutmen Demo di Pendapa – Radar Kediri

Aksi demo dimulai sekitar pukul 09.00. Puluhan peserta langsung berkumpul di depan pendapa dan melakukan orasi berisi ketidakpuasannya terkait proses rekrutmen perangkat desa  “Saatnya Saber Pungli Kabupaten Nganjuk bertindak!” teriak salah satu orator. Tak hanya melakukan orasi, mereka juga membentangkan beberapa spanduk bernada protes. Di antaranya berbunyi, “Mafia nilai”, “Pamong jadi-jadian”, “Kualitas tidak sama dengan uang, tapi kemampuan” dan “Jangan kotori Nganjuk dengan cara curang”.

Salah satu peserta aksi, Binti Nurlaila menengarai ada kecurangan dalam rekrutmen perangkat di Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso. Di antaranya, peserta yang lolos ujian adalah mereka yang paling sering keluar-masuk kamar mandi. “Ini mencurigakan,” kata perempuan yang sempat melamar jadi kepala dusun (kasun).

Terpisah, Plt Bupati Abdul Wachid Badrus mengatakan, rekrutmen perangkat desa sudah berjalan sesuai dengan aturan berlaku. Karenanya, dia tidak bisa mengabulkan tuntutan demonstran yang meminta pelantikan dibatalkan. Demikian juga dengan tuntutan dilaksanakannya ujian ulang. “Tentang tuduhan jual-beli jabatan, silakan dibuktikan,” pintanya.

Kalau pun ada indikasi jualbeli jabatan, menurut Gus Wachid, hal tersebut merupakan ranah penegak hukum. Baik kepolisian maupun kejaksaan. “Itu termasuk tugas tim saber pungli sesuai yang dikatakan demonstran,” lanjut Gus Wachid.

(rk/rq/die/JPR)

Source link