Tohari Duduki Kursi Dhafir – Radar Jember

Sekretaris DPRD Bondowoso Harimas mengatakan, pelantikan itu sudah dibahas melalui Badan Musyawarah (Banmus) DPRD. Pembahasan dalam Banmus itu di antaranya tentang penetapan hari. Saat itu, disepakati pelantikan digelar tanggal 13 April besok. Dengan syarat, ketua Pengadilan Negeri Bondowoso bisa mengambil sumpah. “Dan ternyata komunikasi sampai surat-menyuratnya sudah selesai, dan diputuskan Jumat besok,” terangnya.

Agenda pelantikan itu akan dibungkus dalam Rapat Paripurna Pemberhentian Pimpinan DPRD dan Pengambilan Sumpah Pimpinan Baru. Sebab, tidak hanya Tohari saja yang akan dilantik. Andi Hermanto, dari Fraksi PDI-P akan menjadi Wakil Ketua DPRD, pengganti Irwan Bachtiar yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati bersama Salwa Arifin.

Perlu diketahui, paripurna besok adalah paripurna pemberhentian dan pengambilan sumpah pimpinan baru. Berdasarkan aturan, yang berhak menduduki posisi ketua adalah partai dengan suara terbanyak. Di Bondowoso, PKB memiliki 12 kursi. Sementara, ada empat partai yang menduduki posisi wakil ketua. Yakni, PDI-P dengan 8 kursi, PPP, PKS, dan Golrkar yang memiliki jumlah kursi sama-sama lima.

Sementara Budi Hartono, anggota Fraksi PKS yang menjadi Wakil Ketua DPRD mengungkapkan, selain paripurna pemberhentian dan pengambilan sumpah pimpinan DPRD, nantinya akan ada paripurna istimewa. Yakni, Pergantian Antar Waktu (PAW). PAW ini untuk mengganti Ahmad Dhafir dan Irwan Bachtiar dengan posisinya menjadi anggota DPRD. “Partai sudah sama-sama menentukan, dan surat permohonan sudah dilayangkan ke Gubernur Jawa Timur, tinggal menunggu,” ungkapnya. 

PKB mengusulkan M Sinoel untuk menjadi pengganti Ahmad Dhafir. Sebab, dia adalah caleg dengan suara terbanyak kedua setelah Ahmad Dhafir di Dapil 5. Sementara Rusdi Hasan, diusulkan PDI-P menjadi pengganti Irwan Bachtiar karena dia adalah caleg dengan posisi suara terbanyak di bawah Irwan Bachtiar di Dapil 1.

(jr/hud/aro/das/JPR)

Source link