Menurut Kepala Toko emas di kawasan Gajah Mada Aris Zuhdi Ardi mengaku tokonya mengalami kenaikan permintaan perhiasan emas hingga 70 persen. Peningkatan baru berlangsung sekitar seminggu terakhir. “Ini karena kebanyakan orang sudah mendapatkan THR,” katanya. 

Peningkatan permintaan perhiasan emas ini, lanjut Aris, biasanya akan bertahan sampai dua pekan setelah hari raya Idul Fitri. Orang membeli perhiasan emas saat menjelang lebaran, dan hanya dikenakan untuk bersilaturahmi saat itu. “Sekitar satu bulan setelah Lebaran, mereka akan menjualnya kembali,” jelasnya. 

Dia menjelaskan, jenis perhiasan yang ramai dibeli jelang Lebaran ini adalah gelang dan cincin. Untuk emas dengan kadar 700 pihaknya membandrol dengan harga Rp 468 ribu per gram. Sedangkan kadar 420 kami jual Rp 310 ribu per gram.

Sementara itu salah seorang pembeli, Hidayati mengaku sedang mencari perhiasan emas jenis kalung. “Rasanya kalau lebaran gak pakai emas itu kayaknya ada yang kurang mas. Toh ini juga bisa jadi barang simpanan yang sewaktu-waktu bisa dijual lagi,” katanya.  (mus/nis)

(sb/mus/rek/JPR)