M. Wawan Supriyanto pemilik toko kue mengatakan, mulai banyaknya konsumen kue tar dari warga pedesaan. Sejak 2015 lalu, permintaannya hingga sekarang terjadi tren membaik. Bukan hanya untuk kue ulang tahun, tapi juga banyak untuk kue pernikahan.

Menurut Wawan sapaannya, konsumen kue tar ini juga banyak didominasi kalangan anak muda. Bahkan, konsumen tak hanya dari Blora, tapi juga dari luar kota. Selain via online, strategi pemasarannya juga dibantu para pegiat komunitas motor. Kebetulan, dia pehobi komunitas motor.

Rerata per bulan, kata Wawan, pemesanan kue sekitar 30 hingga 35 unit. Pesanan kue ini tidak untuk dikonsumsi setiap hari. Sebab, kadang satu hari sampai tiga hari tidak dapat pesanan. 

Namun, kata dia, kadang satu hari bisa mendapatkan lima pesanan. Untuk harganya juga bervariasi yang tergantung ukuran, bahan dan bentuk kerumitannya.

(bj/fud/rij/bet/ch/JPR)

Source link