Usai Cabuli Anak 14 Tahun, Kakek Ini Lanjut Cari Rumput – Radar Madura

Sabtu (5/5) sekitar pukul 16.00, Mat Juri bertemu korban LM (inisial), warga Kecamatan Socah. Mat Juri lantas mengajak anak gadis yang masih berusia 14 tahun itu ke tegal. Tersangka membujuk korban dengan memberikan permen.

Korban mau dengan ajakan kakek dua anak itu. Sesampainya di tegal yang ditanami ketela, pria dua cucu tersebut memaksa melepas celena pendek dan celana dalam korban.

Korban sempat menolak, namun kalah kuat dengan tersangka. Dengan cepat tersangka mencabuli korban. Usai melampiaskan nafsunya, tersangka lanjut mencari rumput untuk pakan ternak.

Sementara korban pulang ke rumahnya. Setiba di rumah, korban ditanya oleh orang tuanya. Sebab, baju yang dikenakan korban kotor dan rambutnya acak-acakan. Korban mengaku dicabuli oleh tersangka.

Diketahui, korban memang mengidap gangguan pikiran atau tunagrahita. Keluarga korban lantas melapor ke Polsek Socah. Polisi melakukan penyelidikan, kemudian melakukan penggerebekan ke rumah tersangka. Namun, tersangka telah melarikan diri.

Minggu (24/6) sekitar 02.00, Unit Reskrim Polsek Socah mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumahnya. Dilakukanlah penggerebekan dan polisi berhasil menangkap tersangka.

Tersangka lantas dikeler menuju Mapolsek Socah. Barang bukti yang diamankan polisi yaitu celana pendek tersangka serta celana pendek dan dalam milik korban, kaus warna merah, dan hasil visum korban.

Mat Juri mengaku memiliki istri. Namun, istri tersangka sudah tua sehingga dia mencari pelampiasan nafsu dengan mencabuli anak di bawah umur. ”Saya khilaf, saya menyesal,” ucapnya.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin menyatakan, Mat Juri dijerat pasal 81 ayat (1) dan pasal 82 UU 17/2016 tentang Penetapan Perpu 1/2016 tentang Perubahan UU 23/ 2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka terancam hukuman pidana penjara 15 tahun.

(mr/bam/hud/luq/bas/JPR)