Sebelumnya pada Konferensi Wilayah (Konferwil) XV NU Jateng di Grobogan Sabtu-Ahad (7-8/7) Gus Hayatun-sapaan akrab dari KH Hayatun Abdullah Hadziq ikut muncul dalam proses pemilihan Ketua PWNU Jawa Tengah. Saat itu Gus Hayatun mendapat sembilan suara, H  Arja’Imroni didukung 16 suara, dan HM Muzammil 12 suara.

Pada pemilihan kedua, Arja’ Imroni menyatakan mengundurkan diri. Sehingga calon ketua tinggal dua orang yaitu Gus Yatun dan HM Muzammil. Selanjutnya pimpinan sidang dari PBNU menawarkan kepada peserta untuk pilihan ulang atau aklamasi. Pilihannya adalah aklamasi dengan menetapkan HM Muzammil sebagai Ketua PWNU mendampingi KH Ubaedullah Shodaqoh.

Dalam silaturahmi tersebut, Gus Yatun diapresiasi oleh ketiga tokoh agama dan mantan gubernur Jateng itu. ”Iya memang tadi mereka (H Ali Mufiz, KH. M. Daroji, dan Nur Ahmad, Red) silaturahmi. Mereka memberikan jempol,” jelas Gus Hayatun.

”Tadi mereka sempat tanya, bagaimana Gus Yatun,” tiru Gus Yatun. ”Ya gak gimana-gimana, lha wong memang gak ada apa-apa?” Gus Yatun menjawab dengan lantang.

(ks/zen/top/JPR)