Verifikasi Calon – Radar Bromo

ILUSTRASI
(Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN – KPU Kabupaten Probolinggo fokus meneliti berkas syarat tiga bakal pasangan calon (bapaslon), pasca pendaftaran pencalonan Pilbup 2018 Probolinggo. Selama penelitian itu, KPU menemukan perbedaan identitas syarat pada bakal calon (balon).

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo H.M Zubaidi mengatakan, mulai Rabu (10/1) hingga Selasa (16/1), pihaknya fokus verifikasi dan penelitian berkas syarat semua bapaslon.

Rencananya, Rabu (17/1), KPU akan menyampaikan hasil verifikasi dan penelitian syarat pendaftaran balon. Selanjutnya, tanggal 18 – 20 Januari, dilakukan masa perbaikan.

Hasilnya, menurut Zubaidi, ada temuan ketidaksamaan atau perbedaan identitas. Seperti ketidaksamaan identitas antara ijazah pendidikan dengan e-KTP. Dengan temuan itu, pihaknya perlu klarifikasi ke instansi terkait yang mengeluarkan ijazah atau bukti identitas lain.

”Nanti juga akan disampaikan hasil verifikasi dan penelitian, soal kekurangan berkas syarat balon,” terangnya.

Diketahui, KPU Kabupaten Probolinggo telah menerima pendaftaran tiga bapaslon sebagai bakal peserta Pilbup Probolinggo tahun 2018. Yaitu, bapaslon Hj. P. Tantriana Sari – H.A Timbul Prihanjoko (HATI) yang diusung 5 partai politik (parpol). Yaitu, Partai Nasdem, PDIP, Golkar, PPP, dan Gerindra, dengan total 34 kursi.

Kemudian bapaslon dengan akronim MMC, H.A Malik Haramain – H. Mohammad Muzayyan Badri yang diusung dua parpol. Yaitu, PKB dan Demokrat, dengan total 9 kursi. Ditambah satu bapaslon jalur perorangan. Yakni Jumanto-Imaduddin  dengan akronim JADI.

(br/mas/mie/mie/JPR)

Source link