Viral Medsos, Polisi yang Digigit Emak-emak Diberi Penghargaan – Radar Kudus

KOTA – Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kudus Briptu Erlangga Hananda Seto memperoleh piagam penghargaan dari Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning kemarin. Penghargaan diberikan bukan karena video viral digigit emak-emak. Tapi atas sikapnya yang tenang saat menghadapi pelanggar lalu lintas yang agresif.

Sebelumnya, Kamis (22/02) lalu Briptu Erlangga Hananda Seto tengah bertugas mengatur lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, Perempatan Bank BNI 46, Desa Panjunan, Kota, Kudus. Namun ada pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm, yakni Anik Tri Kurniawati. Briptu Erlangga pun menghentikannya.

Tidak terima ditilang, emak-emak yang belakangan diketahui agak terganggu jiwanya itu, melukai petugas dengan menggigit tangan kanan dua kali dan memukul dada. Karena melukai petugas, Anik ditetapkan sebagai tersangka. Namun, tersangka diduga mengalami gangguan jiwa dan sekarang sedang dirawat dan diobservasi di Ruang Bangsal Jiwa, RSUD Loekmono Hadi.

Saat digigit, Angga-sapaan akrab Erlangga Hananda Seto-sama sekali tidak marah dan melawan. Dia bisa mengendalikan diri menghadapi pelanggar yang agresif tersebut. Karena sikapnya itu, Angga memperoleh apresiasi berupa piagam penghargaan. Piagam diserahkan di halaman Mapolres Kudus kemarin.

”Kami apresiasi sikap tenangnya. Briptu Erlangga Hananda Seto bisa mengendalikan diri menghadapi seorang pelanggar yang sangat reaktif. Jadi bukan karena video yang viral,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, saat ini tersangka Anik masih dalam proses dan menunggu hasil opservasi dari dokter jiwa RSUD Loekmono Hadi. ”Kami dari awal sudah mengetahui kondisi tersangka. Tujuannya bukan mempidanakan tapi melalui putusan hakim tersangka bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, sehingga direhabilitasi untuk disembuhkan penyakitnya,” terangnya.

Briptu Erlangga Hananda Seto mengucapkan terima kasih kepada Polres Kudus dan kasatlantas serta rekan – rekan Satlantas yang telah mendukung dan memberikan arahan selama dinas di Satlantas Polres Kudus. ”Saya secara pribadi sudah memaafkan ibu Anik Tri Kurniawati,” ungkapnya.

(ks/ruq/lil/top/JPR)