Waduh, Usai Gelar Audiensi, Pipa IPA PDAM Perlu Diganti, Kenapa?…. – Radar Kudus

Anggota Komisi B DPRD Grobogan Bambang Ismoyo mengatakan, audiensi ini untuk mengetahui seluk-beluk pembangunan IPA. Saat ini pembangunan fisik telah selesai. Meski ada keterlambatan pekerjaan hingga 50 hari. ”Fisik pembangun sudah selesai tinggal penyaluran air. Setelah diobservasi, air penampungan IPA air bisa didistribusikan ke pelanggan,” kata Bambang Ismoyo, politikus PDIP ini.

Audiensi dihadiri Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulonggono serta karyawan Dwi Raharjo, Eny Yuliati, Ary Sulistiyono, Suharto, dan Suyono. Sedangkan rekanan PT Maria Karya Abadi Semarang diwakili Agus Triyono dan Bayu Budi.

Usai mendapatkan penjelasan tentang bangunan IPA, Komisi B bersama karyawan PDAM dan rekanan meninjau lokasi IPA di Jalan Thamrin, Purwodadi. Mereka kemudian menguji kualitas air yang diambil dari bahan baku bendung Sindurejo. Kualitas air hasil pengelolaan IPA hasil labolatorium telah layak dan memenuhi kriteria.

”Secara umum hasil pengolahannya bagus. Tapi, laporan dari PDAM Grobogan pipa IPA sampai ke pelanggan sudah berusia 30 tahun. Ini yang dimungkinkan menjadikan air sampai di pelanggan jadi tak bersih. Pipa harus diganti,” ujarnya.

Sumarli anggota Komisi B menambahkan, pembangunan IPA mengalami keterlambatan 50 hari dari deadline. Rekanan pun didenda Rp 350 juta. Sesuai kontrak kerja mulai 29 Juli dan selesai 21 Desember 2017. Namun, karena tidak bisa mengerjakan tapat  waktu. Maka PDAM memberikan waktu penambahan waktu pekerjaan 50 hari untuk menyelesaikan. ”Rekanan dikenakan denda Rp 350-an juta. Uang denda itu masuk ke kas daerah. Rekanan siap membayar,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulonggono mengaku optimistis IPA ini bisa mengaliri pelanggan dengan lancar. ”Akan kami buka dalam waktu dekat ini. IPA baru ini bisa memenuhi kekurangan suplai air PDAM ke pelanggan,” ujarnya.

(ks/mun/lin/top/JPR)