Warga Temukan Bayi Dalam Tas Plastik – Radar Madura

Minggu (28/1) sekitar pukul 16.00, Mustar, warga Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Bangkalan, mencari rumput untuk pakan ternaknya. Pria 36 tahun itu mencari rumput di kawasan Dusun Daja Leke, Desa Kajuanak, Kecamatan Galis.

Setelah rumput yang dikumpulkan banyak, dia bergegas pulang. Dalam perjalanan pulang, Mustar melihat tas palstik mencurigakan. Dari tas plastik itu terdengar suara bayi menangis. Dengan perasaan waswas, dia mendekat ke sumber suara tangisan tersebut.

Betapa kagetnya Mustar. Tas plastik tersebut ternyata berisi bayi. Dia lantas memberitahukan hal itu kepada Hamdan, 26, warga Dusun Bates, Desa Paterongan, Kecamatan Galis. Mustar dan Hamdan masih memiliki hubungan famili.

Bayi itu kemudian dibawa ke rumah bidan di desa untuk diperiksa. Setelah itu, bayi dibawa pulang ke rumah Hamdan untuk diadopsi sebagai anak angkat.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin menyatakan telah meminta keterangan Mustar. ”Kami sudah meminta keterangan saksi. Bayi juga telah diperiksa ke bidan. Kondisi bayi sehat, diperkirakan berusia dua hari,” terangnya.

Dia mengungkapkan, bayi tak berdosa yang dibuang oleh orang tua kandungnya itu diduga hasil hubungan gelap. ”Kami menduga hasil hubungan gelap. Makanya, bayi itu dibuang,” ucap Bidarudin.

Pasca penemuan bayi, Hamdan beserta keluarganya dan kepala desa setempat berkoordinasi dengan polres. Hamdan berencana mengadopsi bayi mungil tersebut. Lagi pula, dia belum dikarunia keturunan.

Kepala desa akan membantu Hamdan mengurus tata cara mengadopsi anak secara resmi ke Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan. Dengan begitu, nantinya Hamdan dinyatakan sah sebagai orang tua angkat bayi tersebut. ”Bayi itu akan diadopsi oleh Hamdan,” tukas Bidarudin.

(mr/bam/hud/han/bas/JPR)