FSDD meminta elit politik tidak melakukan adu domba demi meraup suara sebanyak-banyaknya. ”Kedepankan cara-cara legal dalam meraih dukungan massa. Jangan mengadu domba warga hanya untuk kepentingan sesaat. Sragen harus tetap damai dan kondusif,” ujar koordinator aksi Suroto.

”Mari saling menjaga kondusivitas menjelang pilpres dan pileg. Jangan menyebar berita bohong,” imbuhnya.

FSDD, lanjut Suroto, siap menjadi garda terdepan memerangi upaya penyebaran berita bohong atau provokasi di masyarakat.

”Jangan sekali-kali bermain kasar dengan cara mengadu domba rakyat. Kami semua siap menjadi benteng dari berita hoax,” tandasnya.

Setelah berorasi, massa ditemui Ketua Komisi I DPRD Sragen Suroto. Tuntutan dan aspirasi massa segera disampaikan kepada pimpinan dewan.

”Selaku perwakilan dari lembaga DPRD, kami tampung aspirasi dari FSDD,” kata dia.

(rs/din/fer/JPR)