Waspadai Kasus Penyulit Kehamilan pada Kandungan – Radar Surabaya

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Gresik Ummy Khoiro mengatakan, meski angka turun drastis,namun permasalahannya tetap tinggi dibanding kasus kehamilan yang lain.

“Untuk rawat inap memang yang paling banyak ditemui. Hal ini harus terus menjadi perhatian. Salah satunya melalui kualitas kader posyandu di masing-masing desa,” kata Ummy.

Menurut dia, penyulit kehamilan pada kasus rawat inap dikarenkan ibu mengalami resiko masalah tinggi, seperti hamil anemia dan hipertensi. Hal itu berdampak pada perkembangan janin yang di dalam rahim.

Untuk menekan angka tersebut, lanjut Ummy, pihaknya melakukan berbagai tindakan pencegahan, seperti sosialisasi perencanaan kehamilan mulai awal dengan baik. Salah satuny, mulai melakuan cek kesehatan secara keseluruhan mulai dari organ reproduksi  hingga fisik. Selanjutnya, periksa kehamilan sejak dini sehingga  mengantisipasi masalah penyulit selama kehamilannya.

“Kemudian melaksanakan semua anjuran dan nasihat petugas kesehatan, karena itu butuh kader kesehatan di posyandu khususnya yang baik,” ujar dia.

Sementara itu, Penanggung Jawab (PJ) Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Alun-Alun Gresik Sri Mulyani  menambahkan, untuk penanganan sifap dan pencegahan masalah pada ibu hamil, pihaknya pernah menggelar lomba kader posyandu. “Kami  berharap bisa mengajak pemerintah desa khususnya di 11 desa atau kelurahan yang ia tangani. Sehingga penanganan  yang sigap dan pencegahan terkait ibu dengan penyulit kehamilan,” jelasnya. (est/han)

(sb/est/ris/JPR)