Zainudin Amali mengatakan, kunjungan kerja reses ini merupakan kewajiban sebagai anggota DPR RI. Terlebih, pihaknya berangkat dari dapil Madura. Untuk itu, dia ingin bertemu langsung dengan konstituennya.

”Ini reses sudah kesekian kalinya. Tapi, yang istimewa dari reses ini kami mengundang pasangan bacabup-bacawabup yang akan maju di pilkada nanti,” ujarnya.

Ada dua hal yang ingin disampaikan. Yakni, posisi sebagai Ketua Komisi II DPR RI. Kemudian, posisi sebagai Ketua DPP Partai Golkar. Keduanya berkaitan erat dengan penyelenggaraan pemilu. Tahapan-tahapan sudah dimulai. Termasuk, tahun mendatang pelaksanaan pilkada serentak.

”Madura masih masuk kategori merah. Tidak jauh berbeda dengan Papua dan Aceh. Karena itu, kami berharap pilkada, pilpres, dan pileg nanti harus aman, lancar, dan sukses di Madura,” harapnya.

Dia juga berharap, masyarakat menunjukkan bahwa Madura siap meramaikan pesta demokrasi dengan santun dan tertib. Seluruh kader partai Golkar harus ikut menjaga kondusivitas. ”Mari jaga bersama. Ciptakan pilkada, pilpres, dan pileg yang kondusif. Seluruh kader Golkar harus menjadi motor penggerak menjaga kelancaran pelaksanaan pemilu,” katanya.

Zainudin Amali menambahkan, ada maksud diundangnya pasangan bacabup Bangkalan Abdul Latif Amin Imron dan bacawabup Mohni serta bacabup Pamekasan Kholilurrahman dan bacawabup Fathorrahman. Yakni, semata-mata ingin menegaskan bahwa Golkar merekomendasikan pasangan Sabahat Salam dan Kholifah dalam pilkada nanti.

”Rekomendasi Golkar jatuh kepada pasangan Ra Latif dan Mohni. Kemudian, di Pamekasan jatuh kepada pasangan Kholifah,” pungkasnya.

(mr/daf/onk/han/bas/JPR)